Laman

Rabu, 23 Maret 2011

MENGUJI KEBENARAN YANG TELAH DIKEMUKAKAN PARA ILMUAN BARAT/SEJARAWAN

Assalamu’alaikum wr wb
Kononnya manusia jaman dahulu tidak tahu apa apa. Malah tidak bercakap, tidak ada bahasa. Tetapi sedikit demi sedikit mencapai kemajuan. Dan akhirnya memasuki jaman modern seperti jaman sekarang. Itulah sejarah yang dipercayai majoriti manusia. Tanyalah siapa saja, garis masa itulah yang akan dijawab mereka. Apabila jaman purba, mereka akan membayangkan orang yang tinggal dalam gua. Tetapi lupakah anda bahwa Al-Aqsa dibina oleh Nabi Adam sebagaimana yang telah diberitahu didalam hadits Rasulullah? Dan ini menunjukkan bahwa manusia pertama sudah pandai membuat bangunan. Adakah mereka tinggal didalam gua seperti binatang? Malah Nabi Adam sudah pandai berkata-kata, berpakaian dan bertindak seperti manusia yang waras sama seperti manusia yang ada sekarang. Adakah Nbi Adam diturunkan Allah dalam keadaan hina tanpa ilmu? Tentu saja tidak. Nabi Nuh pula sudah pandai membuat bhtera yang sangat besar. Contoh-contoh yang telah oleh yang kita sebut sebagai “orang gua” seperti piramid dll. Bhkan sebuah artifak yang begitu unik telah ditemukan dalam tamadun babylon. Dan setelah dikaji, isinya adalah batrai. Dan ini menunjukkan kerajaan kuno Babylon sudah pandai menggunakan tenaga elektrik berjuta-juta tahun yang lalu sebelum kita. Itu berarti
ZAMAN BATU TIDAK PERNAH TERWUJUD !
ZAMAN GANGSA TIDAK PERNAH TERWUJUD !
“PALEOLITIK” HANYA SEBUAH KHAYALAN
“MESOLITIK” HANYA SEBUAH DONGENG
Tahukah anda siapa dalang dibalik penipuan sejarah ini? Dia adalah Charles Darwin dan para pendukung teori evolusi. Teori evolusi hanya pembohongan semata. Dan menjadi satu keperluan buat kita mengenali sejarah sebenar kita. AL-QURAN hanya menggunakan nama-nama para nabi sebagai ukuran masa dalam sejarah. Contoh :
1. “...dimasa kerajaan Sulaiman....” (baqarah 102)
2. “...disesudah Musa...” (baqarah 246)
3. “...sesudah Nuh...” (isra’ 17)
Karena para nabi ini adalah wakil kaum mereka pada tempat, waktu, dan ketamadunan tertentu. Inilah cara sebenarnya mengkaji sejarah menurut iskam. Kajilah berdasarkan Nabi-Nbi yang telah diutuskan. Dan and akan paham bagaimana dan bila perkembangan ketamadunan kaum tersebut . dan bagaimana ketamadunan mereka yang begitu canggih boleh HANCUR sekelip mata sehingga kita menyangka mereka berada di JAMAN BATU


“ TELAH BERLALU ATURAN-ATURAN YANG TETAP SEPERTI KAMU, MAKA KARENA ITULAH BERJALANLAH DIMUKA BUMI DAN PERHATIKANLAH BAGAIMANA KESUDAHAN ORANG ORANG YANG MENDUSTAKAN(AYAT-AYAT ALLAH)
Al-Imran(137)

Mereka bukanlah orang gua yang hanya tau makan dan tidur. Tetapi mereka telah membina suatu ketamandunan yang begitu hebat. Malah mungkin kecanggihan mereka lebih hebat daripada kita pada hari ini. Ilmu pengetahuan mereka begitu tinggi, sehingga mereka mampu mencerap bintang bintang dilangit. Tetapi karena kekufuran sebagian dari mereka kepada Allah, maka kehebtan ketamadunan mereka telah dihancurkan dalam satu malam saja, sehingga kita menyangka mereka ini adalah orang orang jaman batu yang tidak pernah mencipta apa-apa. Begitulah bagaimana sejarah berulang, tetapi amat sedikit yang mengambil pelajaran. Dan sejarah terus berjalan sehingga dibagian terakhir.
Jangka masa dalam sejarah manusia ditandai mengikut nabi-nabi yang diutuskan. Dan apabila Nabi terakhir telah diutuskan, maka ini juga bermakna bahwa sejarah sudah sampai ke tahap yang terahir. Tahap ini begitu penting bagi makhluk yang bernama IBLIS. Karena IBLIS sudah bejanji kepada tuhannya sejak awal sejarah manusia lagi untuk untuk membuktikan bahwa manusia asalah makhluk yang akan merusakkan dan menumoahkan darah dibumi. Mengikuti hadits Ahmad dan Bahiaqi dari Nuamman bun Basyir dari Hudzaiffah, jaman umat Nabi Muhammad dibagi kepada 5 bagian :
1. Mengikuti Rasulullah, fase pertama bagi umat ini adalah ketika nabi masih hidup, jaman ini sudah berlalu
2. Kemudian datang pula jaman pemerintahan yang mengikuti cara kenabian, pda jaman ini, umat islam dipimpin oleh 4 Khulafa’ Rasyidin, jaman ini juga sudah berlalu]
3. Kemudian datang pula jaman kerajaan yang yang kekuasaanya diserahkan kepada keturunan raja raja. Kita dapat lihat pada fase ini, kerajaan umayyah, abassyiah yang berkuasa dengan sistem monarki, jaman ini juga sudah berlalu
4. Kemudian datang pula jaman yang dunia dipimpin oleh pemerintah yang sombong, dan fase itu dalah jaman sekarang. Kemudian, setelah berlalunya fase ke 4, akan datang pula fase ke 5
5. Dunia akan diperintah kembali mengikuti cara nabi yang bersariatkan islam
Setelah habis menceritakan fase ke 5 tersebut, Rasulullah tiba-tiba diam, dan diam tersebut berarti SEJARAH MANUSIA SUDAH BERAKHIR. Rasulullah pernah mengingatkan umatnya yang alan hidup di fase ke 4 akan kedaatangan satu fitnah, satu fitnah yang sangat besar dalam sejarah ketamadunan manusia, itulah fitnah AL-MASSIH AD-DAJJAL. Dajjal tidak akan datang pada fase ke 5 karena dalam fase itu telah berada pada pihak-pihak yang beriman. Dajjal juga tudak akan muncul pada fase ke 5 karena setelah itu sejarah manusia sudah tamat. Hanya fase ke 4 saja yang berpeluang bagi DAJJAL untuk mengumpulkan para pengikutnya yang akan ke NERAKA ramai-ramai. Dan fase ke 4 itulah kita berada SEKRANG. Sebelum turunya Nabi Isa dan munculnya Imam Mahdi yang akan memindahkan kita pada fase ke 5, seterusnya mengakhiri sejarah ketamadunan manusia dan mengalahkan usaha IBLIS ditahap terakhir sejarah manusia.